Tuesday, May 5, 2026

Post 24 # Fortuner overheat, wajib periksa ini

Cooling system atau sistem pendingin mobil berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil (idealnya di kisaran 85–95°C) dengan menyerap panas dari blok mesin dan membuangnya ke udara melalui radiator. Sistem ini sangat krusial karena suhu berlebih dapat menyebabkan overheating, merusak komponen internal mesin, hingga memicu kebakaran.

Tanda Kerusakan yang Perlu Diwaspadai
Segera lakukan pengecekan jika Anda menemukan gejala berikut: 
  1. Indikator Suhu Menyala: Jarum atau lampu indikator di dashboard masuk ke area merah.
  2. Cairan Cepat Habis: Volume cairan pendingin berkurang drastis (lebih dari 200 ml per minggu) yang menandakan adanya kebocoran atau penguapan tidak normal.
  3. AC Kurang Dingin: Kinerja sistem pendingin yang buruk sering kali berdampak langsung pada sistem AC mobil.
  4. Muncul Uap: Adanya uap air yang keluar dari balik kap mesin.
Perawatan Rutin
Agar performa mesin tetap optimal dan terhindar dari biaya servis besar, lakukan perawatan berikut:
  • Cek Level Cairan: Periksa level coolant minimal sebulan sekali. Pastikan berada di antara garis MIN dan MAX pada tabung reservoir.
  • Ganti Cairan Berkala: Kuras dan ganti cairan radiator setiap 20.000–40.000 km atau minimal 2 tahun sekali untuk mencegah korosi.
  • Gunakan Coolant Khusus: Hindari penggunaan air keran karena kandungan mineralnya dapat memicu kerak dan karat.

Bengkel kedatangan unit Fortuner Bensin, dengan keluhan overheat. Perbaikan sebelumnya penggantian upper tank radiator karena pecah. Saat diperiksa dengan alat tekanan radiator, ditemukan adanya kebocoran area water pump. Setelah dipastikan sumber kebocoran, dilakukan pembongkaran water pump. 







Water pump diganti, tes kebocoran aman. Tes drive alhamdulillah tidak ditemukan kendala.

Untuk WA konsultasi bisa ke 085921236114 atau 085691907571.

Terimakasih